Sabtu, 23 Juli 2011

Pakan Bawal

Pakan ini telah saya coba dengan diberikan kepada ikan bawal sebanyak 9 ekor dengan berat rata-rata 40 gram.  Ikan diberi pakan sebabyak 5.56% dari biomassa tubuhnya selama 1 minggu. Dari hasil coba-coba, didapat bahwa total pemberian pakan yang diberikan adalah 140 gram, dan menghasilkan tambahan berat badan sebesar 120 gram (rerata barat badan pada pengukuran akhir adalah 53.33).
Karena tidak ada yang mati, maka nilai konversi pakan adalah
FCR = 140/120 = 1.167
Cara pembuatan pakannya adalah sebagai berikut :
  • Campur tepung ikan asin dan dedak dengan perbandingan 1:1
  • Pastikan bahwa tepung ikan dan dedak tercampur secara merata.
  • Wajib hukumnya bahwa butiran dedak dan tepung ikan harus sekecil mungkin dan untuk memperolehnya dilakukan dengan mengayak dengan ayakan tepung.
  • Ketika mencampurkan bahan tersebut, diberi air sebesar  1/3 dari total berat dedak-tepung ikan.
  • Air yang digunakan sudah dilarutkan dengan vitamin dan mineral komplit paling banyak 1 % dari total jumlah pakan yang akan dibentuk.
  • Giling campuran tersebut dengan mesin pencetak pelet baik manual maupun otomatis, atau dengan giligan daging.
  • Wajib hukumnya memastikan bahwa ukuran pelet yang dibentuk, dapat ditelan bulat-bulat oleh mulut ikan bawal.
  • Keringkan dalam keadaan matahari terik.
  • Pakan bawal siap di berikan ke ikan.
  • Jika kualitas dedak dan tepung ikan yang diberikan ternyata jelek dan menyisakan banyak abu ketika pelet sudah di keringkan, maka bisa diberikan perekat semisal gaplek sebanyak 4% total berat.
  • Atau bisa juga dengan mengukus pelet yang telah jadi tersebut paling lama 10 menit, karena pengukusan yang lama bisa membuat bau ikan berkurang, sehingga nafsu makan ikan menurun.

1 komentar: